
Surakarta, derapguru.com-Konferensi Kerja Tahun Kedua (Konkerkot II) Masa Bakti XXIII PGRI Kota Surakarta diselenggarakan di Hotel Sahid Jaya Surakarta, Rabu, 24 Juni 2026. Ini adalah bagian dari pelaksanaan program kerja organisasi yang harus dilakukan agar program-program PGRI dapat dilaksanakan dengan baik. “Selain untuk menyampaikan laporan pelaksanaan program kerja tahun sebelumnya, serta menetapkan program kerja dan RAPBO tahun 2026, ada sejumlah agenda organisasi yang akan dibicarakan dalam Konferensi Kerja Tahun Kedua ini”, ujar Ketua PGRI Kota Surakarta, Drs Wahyono, MPd saat menyampaikan sambutan singkat pada pembukaan Konferensi Kerja II PGRI Kota Surakarta yang diikuti 225 orang peserta dan sejumlah undangan lainnya.

Diungkapkan juga agenda pembahasan terkait persiapan Porseni sebagai rangkaian kegiatan menghadapi HUT Ke-81 PGRI, serta putusan Konkerprov agar menambah langganan Majalah Derap, minimal 20% dari anggota, demikian juga tentang Biro Umroh dan Haji.
Sebelumnya, Ketua Panitia, Abdul Haris SPd MPd melaporkan tentang Dasar pelaksanaan Konferensi Kerja, tujuan, peserta dan tema serta sumber dana. Dilaporkan, bahwa tujuan Konferensi Kerja Tahun Kedua PGRI Kota Surakarta Masa Bakti XXIII adalah menyampaikan laporan pelaksanaan program kerja tahun 2025, serta menetapkan program kerja dan RAPBO periode Januari sd Desember 2026. Peserta Konker II PGRI Kota Surakarta secara luring terdiri pengurus pleno PGRI Kota, utusan PGRI Jateng, Pembina, Dewan Pakar, APKS, DKGI, LKBH, YPLP DM, SLCC, Paduan Suara, Badan Usaha PGRI, Pengurus Cabang/cabsus, Ranting/ranting Khusus, serta MKKS SD, SMP, SMA/K.
“Tema Konferensi Kerja II PGRI Kota Surakarta ini adalah Guru Bermutu, Indonesia Maju”, jelas Abdul Harris.
Kelompok Paduan Suara PGRI Kota Surakarta turut memeriahkan acara tersebut dengan penampilan menarik melalui lagu “Romo Ono Maling”, yang dinyanyikan setelah menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PGRI.

Dari PGRI Provinsi Jawa Tengah hadir dan memberikan sambutan Wakil Ketua Dr Hj Sri Suciati M Hum, mewakili Ketua Dr Muhdi SH MHum. Sri Suciati hadir bersama Sekum PGRI Jateng Drs Aris Munandar MPd.
Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta Dwi Ariyatno, S.STP MAP, mewakili Walikota Surakarta Respati Achmad Ardianto.
Sambutan Walikota Surakarta yang dibacakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Surakarta Dwi Ariyatno, diantaranya menyatakan, bahwa Tema Konferensi Kerja PGRI relevan dengan tantangan pendidikan saat ini. Terkait itu walikota mengingatkan pentingnya peningkatan Kompetensi, Integritas dan Kesejahteraan guru dan harus menjadi menjadi perhatian kita semua.
Selanjutnya PGRI juga diharapkan agar responsif, inovatif, dan turut memberikan solusi atas berbagai permasalahan Pendidikan yang ada di kota Surakarta.

Dwi Ariyatno menambahkan, agar keanggotaan guru-guru muda tampil, dan didorong untuk menjadi anggota serta menjadi bagian penting dalam proses regenerasi. Disoroti juga tentang pentingnya ketersediaan SDM, untuk memenuhi kebutuhan, dan tahun 2026 pihaknya akan kehilangan 260 guru, karena pensiun. “Kami mohon agar PGRI turut memikirkan ini. Dan untuk sementara kami mlipir-mlipir menempuh jalan, bermitra dengan program magang PPG UNS”, ujar Dwi Ariyatno menjelaskan. (Pur)




