
BLORA, derapguru.com – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni, gabungan organisasi siswa SMAN 2 Blora yang tergabung dalam wadah PERSADA (Persatuan Organisasi SMA Negeri 2 Blora) menggelar aksi nyata peduli lingkungan bertajuk “Climat Youth Action” di kawasan Waduk Tempuran, Kabupaten Blora, pada Senin 15 Juni 2026.
Aksi yang mengusung semboyan “Tangan muda, jiwa muda, siap menjaga iklim dunia” ini diinisiasi oleh berbagai organisasi kesiswaan, mulai dari Gardapala (Gerakan Muda Pecinta Alam SMAN 2 Blora), Pramuka, MPK (Majelis Perwakilan Kelas), PMR (Palang Merah Remaja), Rohis, hingga Pik-R.


Pembina Organisasi SMAN 2 Blora, Miftahul Khoir Ar SPd, yang mengawal langsung jalannya kegiatan, menyatakan bahwa aksi ini merupakan bentuk edukasi nyata bagi generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton dalam menghadapi isu perubahan iklim.
“Melalui ‘Climat Youth Action’ ini, kami ingin menanamkan jiwa kepedulian yang mendalam pada diri siswa. Bumi ini butuh aksi nyata, bukan sekadar wacana. Menjaga iklim dunia bisa kita mulai dari hal terdekat, yaitu merawat kebersihan lingkungan di daerah kita sendiri seperti Waduk Tempuran ini,” ujarnya.
Kegiatan bakti lingkungan ini juga berjalan sukses berkat kolaborasi lintas sektor. SMAN 2 Blora menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blora, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Kantor Semarang, serta melibatkan para alumni dan masyarakat sekitar waduk.


Kepala SMAN 2 Blora, Rina widyaningsih SPd, menyampaikan Waduk Tempuran bukan sekadar sumber air dan tempat wisata, melainkan warisan alam yang keindahannya harus dinikmati dengan cara yang bertanggung jawab. Oleh karena itu, pihaknya mengajak seluruh warga SMAN 2 Blora untuk melakukan bakti sosial untuk menjaga kelangsungan waduk.
“Keindahan Waduk Tempuran adalah milik kita bersama, maka merawatnya pun menjadi tanggung jawab kita bersama. Bagi seluruh masyarakat dan wisatawan yang berkunjung, mari kita tunjukkan kepedulian dengan selalu menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan–terutama sampah plastik ke area perairan–, serta ikut menjaga kelestarian fasilitas dan tanaman yang ada,” tandasnya. (za)




