
SEMARANG, derapguru.com — Salah satu satu fungsi desain grafis adalah membuat (orang) paham tanpa harus bertanya. Cukup dengan melihat (produk grafis), orang langsung mendapatkan penjelasan atau menemukan jawaban yang dibutuhkan.
Hal tersebut disampaikan Graphic Designer UPGRIS, Pramudya Annas Setyawan, dalam kegiatan “Workshop Desain Grafis dan Kreator Konten” yang digelar Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS) UPGRIS yang digelar di Seminar Room 6fl Menara UPGRIS Kampus Gajah Semarang, Jumat 17 April 2026.
“Bila kita pergi ke bandara atau stasiun yang pertama kali kita datangi, kita tentu bingung mencari lokasi-lokasi tertentu. Misal kita mencari lokasi musala, tapi cukup dengan melihat produk grafis penunjuk arah, kita bisa langsung paham di mana lokasinya,” ungkap Annas.
Annas menambahkan, ada beberapa rahasia dari sebuah desain agar enak untuk dilihat. Beberapa rahasia tersebut antara lain terkait dengan kontras, konsistensi, dan jarak. Kontras terkait dengan perbedaan menonjol antara dua elemen atau lebih dalam desain untuk menarik perhatian dan menciptakan fokus.
“Untuk mendapatkan kontras bisa dengan memanfaatkan perbedaan warna (terang vs gelap), ukuran (besar vs kecil), bentuk, tekstur, atau ketebalan huruf (font weight). Fungsinya untuk mempermudah pembaca membedakan elemen penting (judul) dengan konten biasa,” ungkap Annas.
Konsistensi, lanjut Annas, terkait dengan upaya mempertahankan keseragaman elemen visual di seluruh bagian desain atau dokumen agar terlihat profesional dan mudah dipahami. Cara untuk mendapatkan aspek konsistensi dengan menggunakan jenis font, palet warna, dan gaya spacing yang sama pada elemen sejenis.
“Fungsi konsistensi adalah untuk menciptakan harmoni dan mencegah kebingungan pengguna. Sedang ‘jarak’ terkait dengan ruang antar elemen, seperti spasi antar baris, antar huruf, atau antar paragraf, yang membantu mengatur aliran informasi. Fungsinya untuk meningkatkan keterbacaan (readability) dan memberi “ruang napas” bagi mata pembaca,” pungkas Annas. (za)




