
SEMARANG, derapguru.com — Mahasiswa Magang UPGRIS di SMP 40 Semarang ikut terlibat dan sukseskan penyelenggaraan Kemah Karakter. Kegiatan kemah yang dipusatkan di Bumi Perkemahan Harda Walika Gunungpati Semarang, baru-baru ini, diikuti oleh segenap kelas 7 dan perwakilan kelas 8.
Ketua Pelaksana Kemah Karakter, Isriadi Wijiastuti SPd, menjelaskan bahwa kemah karakter ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, serta kepemimpinan kepada para siswa melalui berbagai aktivitas lapangan.
“Kegiatan ini dirancang untuk membentuk karakter siswa agar lebih disiplin, mandiri, dan mampu bekerja sama dalam tim melalui pengalaman langsung di alam terbuka,” ujarnya.
Kepala SMP Negeri 40 Semarang, Imam Budi Haryanto SPd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendidikan nonakademik yang sangat penting dalam membentuk kepribadian siswa. Selama tiga hari pelaksanaan, siswa mengikuti berbagai kegiatan seperti materi upacara pembukaan, survival, outbond, rappelling, hingga api unggun dan pentas seni.
“Selain itu, terdapat pula materi kepemimpinan, komunikasi, serta penguatan karakter yang diberikan secara terstruktur,” urai Imam Budi.
Imam Budi menambahkan, kegiatan ini juga didukung oleh tiga anggota TNI serta pembina Pramuka (Kwartir atau pelatih kepramukaan) yang berpengalaman dalam memberikan pelatihan karakter dan kedisiplinan.
“Dengan adanya kemah karakter ini, diharapkan siswa SMP Negeri 40 Semarang mampu mengembangkan sikap tanggung jawab, kepemimpinan, serta semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” tandasnya.
Ketua Magang UPGRIS, Wahyu Tri Ari Adi, menyampaikan bahwa keterlibatan mereka dalam kegiatan ini memberikan pengalaman berharga dalam menangani kegiatan perkemahan. Di bawah arahan dosen Bertika Kusuma Prastiwi dan guru pamong Ninik Pujiastuti mereka mengikuti seluruh kegiatan secara serius mulai prakegiatan sampai pascakegiatan.
“Kami mendapatkan pengalaman berharga tentang bagaimana cara menghandle kegiatan perkemahan. Kami juga jadi tahu apa-apa saja yang perlu disiapkan dan dilakukan ketika menggelar kegiatan besar seperti ini,” tuturnya. (za)




