
SEMARANG, derapguru.com — Mengelola 100 sekolah di bawah bendera PGRI adalah amanah yang tidak kecil. Terlebih lagi saat diterima, sebagian besar sekolah dalam keadaan berdaya saing lemah. Tapi dengan pembenahan dan tekad yang kuat, pelan-pelan sekolah PGRI tersebut mulai berkembang dan kompetitif.
Tantangan inilah yang digambarkan Ketua YPLP DM PGRI Kota Semarang, Dr H Mukhlis MPd, saat memberikan sambutan dalam acara “Halal Bihalal Guru dan Tendik Sekolah PGRI Kota Semarang” di Seminar Room 6fl Menara UPGRIS Kampus Gajah Semarang, 1 April 2026.

“Ini amanat yang sangat besar. Tanggung jawab besar. Kami harus mampu menjamin 100 sekolah PGRI di Kota Semarang menjadi baik, unggul, dan bermutu. Kami sampaikan pula bahwa yayasan berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan sekolah-sekolah PGRI di Kota Semarang,” urai Mukhlis.
Mukhlis menambahkan, dengan keseriusan seluruh tim yayasan, selama satu tahun terakhir ada 26 sekolah yang telah dibangun atau direnovasi. Dana pembangunan dan revonasi tersebut didapatkan tim yayasan dari hibah Gubernur Jawa Tengah.
“Kami mohon doa, semoga anggaran revitalisasi tahun 2026 semoga segera bisa terealisasi, sehingga 3 gedung SMP PGRI 1 Kota Semarang, Gedung SMP PGRI 5 Semarang, dan Gedung baru SMK PGRI Kota Semarang dapat segera di realisasikan,” tandas Mukhlis.

Lebih lanjut Mukhlis juga menyampaikan bahwa tahun ini tim yayasan juga sedang mengajukan proposal bantuan pada pemerintah. Bantuan yang diajukan adalah tiga buah bus sekolah untuk operasional sekolah-sekolah PGRI.
“Semoga segera dikirim. Gambare sudah ada tapi barangnya belum dikirim,” urai Mukhlis setengah berkelakar.
Ketua PGRI Kota Semarang, Prof Dr Nur Khoiri MPd, dalam kesempatan halal bihalal tersebut, menyampaikan permohonan maaf apabila dalam melayani guru dan tenaga kependidikan di sekolah-sekolah PGRI di Kota Semarang ada yang belum berjalan maksimal.

Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih atas peran dan kinerja YPLP DM PGRI Kota Semarang. Dia berharap di bawah tim yayasan periode ini, sekolah-sekolah PGRI dapat berkembang maju dan berkualitas.
“Momentum ini marilah kita gunakan untuk meningkatkan rasa solidaritas dan layanan terbaik untuk kita semua. Saya sebagai ketua berkewajiban meningkatkan layanan pada anggota. Bapak-Ibu semua berkewajiban untuk meningkatkan layanan pada anak didik di sekolah,” urai Prof Khoiri.
Prof Khoiri juga meminta supaya seluruh guru-guru di sekolah PGRI dapat senantiasa mengikuti arahan-arahan dari pemerintah. Agar sekolah-sekolah PGRI bisa memberikan dukungan dan sumbangsih atas terwujudnya pendidikan yang kompetitif dan unggul di wilayah Kota Semarang. (za)




