
SEMARANG, derapguru.com — Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) PGRI Jawa Tengah akan digelar pada 25-26 April 2026. Seluruh panitia diminta mempersiapkan pelaksanaan kegiatan secara baik agar semua dapat berjalan baik dan lancar.
“Kami harapkan semua panitia bisa mempersiapkan kegiatan sebaik mungkin, agar kegiatan–kalau kata Pak Bagyo, (Mantan Ketua PGRI Jateng Dr Subagyo Brotosedjati, red)–bisa berjalan ‘nggumunake’,” urai Sri Suciati.
Sri Suciati juga menyampaikan seluruh ketua biro untuk segera menyelesaikan laporan yang akan dibahas dalam konferensi. Diingatkan, tenggat waktu pengumpulan materi maksimal pada tanggal 1 April 2026.
“Tanggal 1 April itu Rabu besok. Mohon yang belum mengumpulkan segera dikumpulkan agar bisa segera masuk dalam percetakan,” tambah Sri Suciati.
Lebih lanjut Sri Suciati menyampaikan meskipun kegiatan konkerprov sudah sering dilakukan, dia berharap panitia tetap menyiapkan secara maksimal. Jangan sampai, karena sering melakukan, malah jadi terlena sehingga kegiatan tidak berlangsung maksimal.
“Sebagaimana yang sering disampaikan Pak Bani (H Sakbani SPd MH, red), ini memang kegiatan yang rutin kita lakukan, kadang-kadang membuat kita terlena, hal-hal kecil bisa saja mengganggu pelaksanaan. Oleh karena itu, mohon kita semua untuk tetap fokus menyiapkan konferensi kerja ini sehingga dapat berjalan dengan tertib dan lancar,” tandas Sri Suciati.
Pengarah Kegiatan yang juga Wakil Ketua II PGRI Jateng, H Sakbani SPd MH, menyampaikan pesan agar seluruh panitia memberikan layanan prima. Layanan ini diharapkan bisa membuat peserta yang datang tersenyum, mengikuti kegiatan senang, dan pulang dengan bahagia.
“Seperti tahun-tahun lalu, pesan saya ya cuma itu: buat mereka tersenyum, gembira, pulangnya bahagia,” ungkap Sakbani.
Sementara itu, Sekretaris Umum PGRI Jateng yang bertugas sebagai moderator, Drs Aris Munandar MPd, menyampaikan bahwa Ketua PGRI Jateng, Dr H Muhdi SH MHum, tidak dapat memimpin rapat secara langsung. Beliau sedang berada di Jakarta untuk menjalankan tugas lain sebagai senator.
“Kendati demikian, mesti tanpa Pak Ketua di sini, kita harus tetap mempersiapkan kegiatan secara maksimal. Semua persiapan harus dilakukan sebaik mungkin supaya pada saat pelaksanaan bisa berjalan tertib dan lancar,” tandas Aris Munandar. (za)





