
SEMARANG, derapguru.com — Kegiatan Khotmil Qur’an yang digelar PGRI Jawa Tengah selama bulan ramadan tidak hanya menunjukkan sisi intelektualitas anggota organisasi anggota saja, tapi juga secara spiritual.
Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua I PGRI Jawa Tengah, Dr Hj Sri Suciati MHum, saat memberikan pengantar dalam kegiatan Khotmil Qur’an PGRI Jawa Tengah dengan host dari PGRI Kabupaten Boyolali, Sabtu 7 Maret 2026.



“Selama bulan ramadan ini, kolaborasi pembacaan Al-Qur’an mulai tingkat provinsi sampai kabupaten-kota bisa menembus angka 1000 kali khatam. Ini bukan sekedar angka, tapi bukti organisasi ini tidak hanya kuat secara intelektual, tapi juga secara spiritual,” urai Sri Suciati.



Sri Suciati menyampaikan rasa syukur yang mendalam karena dalam bulan ramadan ini, kita semua bukan hanya berhasil menahan lapar dan dahaga. Tapi juga diberikan kekuatan untuk menjaga tingkat spiritualitas kita dengan menggelar kegiatan Khotmil Qur’an.
“Semoga pembacaan Al-Qur’an ini bisa tembus langit dan membawa keberkahan bagi organisasi kita semua,” urai Sri Suciati.



Lebih lanjut Sri Suciati juga menyampaikan salam dari Ketua PGRI Jateng, Dr H Muhdi SH MHum, yang pada kesempatan ini belum bisa membersamai para anggota yang sedang menggelar kegiatan Khotmil Qur’an. Saat ini beliau sedang berada dalam kegiatan lain untuk menjalankan kapasitasnya sebagai senator.
Kegiatan Khotmil Qur’an ini sendiri dilakukan secara estafet oleh pengurus kabupaten-kota melalui aplikasi zoom. Masing-masing perwakilan pengurus kabupaten-kota membacakan ayat secara bersambung dan bergantian. Dalam kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiah dari KH Abdurrahman SAg MPd.



Wakil Ketua PGRI Boyolali, Ahmad Syaefudin MPd, menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Ketua PGRI Boyolali, Wahyudi SPd, yang tidak bisa bergabung dalam kegiatan ini. Kebetulan saat ini Ketua PGRI Boyolali sedang dalam keadaan sakit dan membutuhkan istirahat yang cukup.
“Terimakasih atas kepercayaan, amanah, yang diberikan. Semoga kegiatan dapat berjalan lancar aman sukses tanpa halangan apapun. Mudah-mudahan apa yang kita laksanakan ini dicatat sebagai amal salih yang insyaallah akan mendapatkan pahala dari Allah SWT,” tutur Syaefudin. (za)




