
Wonogiri, derapguru.com-Dalam rangka mengamalkan ibadah di bulan Ramadhan 1447 H, dan sebagai wujud nyata pendidikan karakter religius di masyarakat. keluarga besar SMP N 2 Giritontro kembali menggelar kegiatan rutin Tarawih Keliling (Tarling) ke beberapa pelosok daerah sekitar. Demikian diungkapkan guru SMP N 2 Giritontro, Syarif Aminudin.S.Ag, kepada derapguru.com.
“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1447 H, dan sebagai wujud nyata pendidikan karakter religius di SMP N 2 Giritontro”, ujar Syarif yang juga Ketua 2 PGRI Cabang Giritontro ini, dalam kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Jami Al Amin Pringkuku,Giritontro, Wonogiri, 4 Maret 2026.
Dijelaskan, kegiatan Tarling merupakan agenda tahunan yang secara konsisten dilaksanakan setiap bulan Ramadhan sebagai bentuk penguatan silaturahmi antara pihak sekolah dengan masyarakat serta sarana pembinaan spiritual. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh takmir masjid dan jamaah setempat.
Rombongan dari SMP N 2 Giritontro pada malam itu diikuti oleh Sukatmo S.Pd M.Pd, Syarif Aminudin.S.Ag, Ahmad Sidik.S.Pd. dan Harmadi S.Pd. Mereka bersama masyarakat melaksanakan shalat Isya dan Tarawih berjamaah dengan penuh khidmat dan khusyu’.
Sukatmo, dalam tausiyahnya, menyampaikan materi tentang pentingnya rasa syukur serta peningkatan iman dan takwa di bulan Ramadhan. Ia menegaskan bahwa Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperbaiki kualitas diri, memperbanyak amal ibadah, serta meningkatkan kepedulian sosial.
“Rasa syukur akan menumbuhkan ketenangan hati dan memperkuat keimanan. Di bulan yang penuh berkah ini, mari kita tingkatkan iman dan takwa dengan memperbanyak ibadah, menjaga lisan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah,” ungkap Sukamto di hadapan jamaah.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Ramadhan sebagai madrasah ruhani, tempat melatih kesabaran, kedisiplinan, dan keikhlasan dalam beribadah.
Kepala SMP N 2 Giritontro, Retno Wulandari.S.Pd.M.Pd juga memeberikan apresiasi positif adanya kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan tarling ini tidak hanya menjadi ajang ibadah bersama, tetapi juga mempererat hubungan antara tenaga pendidik dan masyarakat. “Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan nilai-nilai religius semakin tumbuh dan mengakar, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat”, harapnya.
Semangat kebersamaan dan kekhidmatan malam itu menjadi bukti bahwa Ramadhan adalah bulan yang menyatukan hati dalam bingkai iman dan takwa. (pur/syarif)




