
SRAGEN, derapguru.com — Kebakaran hebat yang menimpa rumah pasangan Parno dengan Lilis Handayani di RT 08/RW03 Sendangsampir Kwangen Gemolong Sragen, Sabtu 24 Januari 2026.
Akibat kebakaran tersebut, dua rumah limasan jati ludes dilalap si jago merah. Tak hanya itu, korban juga mengalami kerugian besar karena dapur jati, 4 ekor sapi, 5 ekor kambing, uang tunai 20 juta, empat sertifikat tanah, SK PNS, serba barang elektronik turut terbakar. Kerugiannya lebih dari 300 juta.
Sehari-hari, Parno adalah pensiunan, sedangkan istrinya merupakan guru SDN Gilirejo 3 Miri Kabupaten Sragen. Karena kejadiannya pada dini hari, beliau berdua tidak menyangka sama sekali.
Diduga api berasal dari hubungan arus pendek. Api begitu cepat menyebar ke segala penjuru rumah. Karena rumahnya terbuat dari kayu dan di dalamnya banyak tumpukan kayu juga, api sangat sulit dipadamkan.
Selain itu, posisi kandang hewan ternak kebetulan berada di bagian dalam rumah. Akses pintu terbatas akibat api yang terus membesar. Jadi, hewan ternak tersebut sulit diselamatkan karena api yang begitu cepat membesar. Tidak hanya itu, tumpukan gabah juga habis terbakar menjadi abu. Terlebih, kejadian itu pada tengah malam yang kebanyakan orang tentu sudah terlelap tidur.
Atas musibah yang menimpa salah satu anggotanya, Ketua PGRI Kabupaten Sragen, Prihantomo, menyerahkan santunan pada Selasa, 27 Januari 2026. Didampingi beberapa pengurus kabupaten, Prihantomo mengunjungi lokasi kebakaran dan menemui Ibu Lilis Handayani. Beliau menyampaikan turut berduka atas musibah yang menimpanya. Beliau berpesan agar Bu Lilis tabah menerima musibah ini dan tetap semangat melaksanakan tugasnya sebagai guru.
“PGRI Sragen berkomitmen penuh untuk menjaga solidaritas. Bila ada anggota ada yang terkena musibah, tentu kita harus peduli” tandasnya saat ditemui di sela-sela kunjungannya ke rumah korban. (pur)




