
KLATEN, derapguru.com — Penyaluran bantuan air bersih PGRI Jawa Tengah telah sampai wilayah Kabupaten Klaten, Rabu 28 Oktober 2026. Sebanyak 4 buah torrent (penampungan air) dan 8 tangki air bersih PGRI Jawa Tengah diserahkan pada PGRI Kabupaten Klaten untuk disalurkan ke berbagai wilayahnya yang membutuhkan.
Sekretaris Umum PGRI Jawa Tengah, H Aris Munandar MPd, menyampaikan bahwa program Bantuan Air Bersih ini merupakan program rutin tahunan dalam rangka memperingati HUT Ke-81 PGRI. Program bantuan air bersih ini menjadi komitmen PGRI Jawa Tengah untuk tidak hanya bermanfaat bagi guru dan tenaga kependidikan, tapi juga bermanfaat bagi masyarakat umum.

“Penyaluran bantuan air bersih ini menjadi bantuan air bersih ke-18 yang dibagikan PGRI Jawa Tengah pada masyarakat di berbagai wilayah kabupaten/kota di Jawa Tengah. Sampai saat ini bantuan air bersih yang telah diberikan mencapai kisaran seribu tangki air bersih,” ungkapnya.
Aris Munandar menambahkan, dalam kesempatan kali ini, Ketua PGRI Jawa Tengah Dr H Muhdi SH MHum berhalangan hadir karena sedang menjalankan ibadah umrah di Tanah Suci. Untuk itu, beliau juga menyampaikan salam pada seluruh pihak yang hadir dalam kesempatan tersebut.

“Air adalah kebutuhan hidup yang esensial dan paling krusial bagi manusia. Kehadiran kami kesini adalah untuk menjalankan amanah organisasi mengantarkan bantuan air bersih ke wilayah ini. Besok kami ke Banyumas dan Purbalingga,” ungkap Aris Munandar.
Sekretaris PGRI Klaten, Warsono SPd MPd, dalam sambutannya mewakili Ketua PGRI Klaten, mengucapkan sugeng rawuh di Kabupaten Klaten. Terima kasih sudah mengunjungi Klaten dan membawa sumbangan berupa air bersih.

“Insyaallah bantuan yang dibawa ini akan membawa berkah bagi kita semua,” ungkap Warsono.
Warsono menambahkan, batuan torrent dan air bersih rombongan dari PGRI Jawa Tengah sangat berarti bagi wilayahnya yang membutuhkan. Bantuan ini akan dibagikan secara merata sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.

“Bantuan ini akan kami bagi untuk Desa Tumpukan dan Desa Kemalang yang memang membutuhkan bantuan torrent dan air bersih ini,” ungkap Warsono.
Kepala Desa Tumpukan, Suyamto, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Dalam pemeringkatan kesejahteraan, desanya termasuk wilayah dengan kemiskinan yang esktrem. Susah ekonomi, susah pula air. Maka setiap kali ada kekeringan warga sangat mengandalkan bantuan-bantuan seperti ini.

“Kalau air sungai kami masih ada. Tapi airnya berwarna kuning. Tidak bisa diminum, dimasak, atau untuk kebutuhan sehari-hari. Maka kami sangat bersyukur ada bantuan ini,” urai Suyamto dalam bahasa Jawa.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kabiro Organisasi dan Kaderisasi PGRI Jawa Tengah Dr H Maryanto MSi, Kabiro Kerohanian dan Pembentukan Karakter Bangsa PGRI Jawa Tengah, Sunan Baedowi SPdI MSI, dan Ketua PGRI Cabang Karangdowo Mihammad Saefudin. (za)




