
SEMARANG, derapguru.com — Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, jumlah mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) yang berasal dari Kota Semarang terus meningkat. Bahkan pada proses penerimaan satu tahun terakhir, jumlah mahasiswa dari Kota Semarang mendominasi mahasiswa UPGRIS.
Fakta tersebut dijabarkan Rektor UPGRIS yang juga Wakil Ketua I PGRI Jateng, Dr Hj Sri Suciati MHum, saat memberikan materi dalam kegiatan Penguatan Kapasitas Pengurus (PKP) PGRI Kota Semarang di Seminar Hall Menara UPGRIS Kampus Gajah Semarang, Selasa 6 Januari 2026.
“Terbanyak dari Kota Semarang. Kota Semarang ini menggeser Kendal dan Pati yang biasanya bersaing mengisi mahasiswa UPGRIS,” urai Sri Suciati.
Sri Suciati menambahkan, UPGRIS semakin besar tidak lepas dari peran anggota PGRI dalam membantu mempromosikan keberadaan Kampus UPGRIS. Di samping itu, hubungan yang harmonis antara tiga pilar dasar yang menyangga UPGRIS juga turut mendorong perkembangan kampus ini.
“Semua tidak lepas dari hubungan harmonis tiga pilar dasar penyangga UPGRIS. Tiga pilar itu tiada lain adalah Pimpinan UPGRIS sebagai pelaksana kampus, Pengurus YPLP PT sebagai pengelola kampus, dan PGRI Jateng sebagai pemilik kampus,” urai Sri Suciati.
Ketiga elemen tersebut, lanjut Sri Suciati, terus bersinergi, saling menopang, dan saling menguatkan untuk pengembangan kampus UPGRIS. Dengan hubungan yang harmonis tersebut maka kampus UPGRIS dapat mengembangkan diri secara maksimal dan berprestasi.
“Kondisi seperti ini tidak akan terjadi bila tiga elemen penyangga UPGRIS hubungannya tidak harmonis. Di luar banyak kampus besar yang tiba-tiba runtuh karena pilar-pilar penyangganya memiliki hubungan yang tidak harmonis,” urai Sri Suciati. (za)




