
SEMARANG, derapguru.com — Para dosen pengampu Mata Kuliah Umum (MKU) diminta satu instruksi dan satu implementasi. Hal ini diperlukan supaya pelaksanaan MKU di seluruh universitas dapat berjalan dengan arah yang sama.
Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat MKU LPP UPGRIS, Sunan Baedowi SPdI MSI, dalam acara “Rapat Koordinasi MKU Bahasa Indonesia” yang digelar di Menara UPGRIS Kampus Gajah Semarang, 9 Februari 2026.
“Melalui rapat koordinasi persiapan ini, paling tidak semua pengampu matakuliah Bahas Indonesia sepemahaman. Satu instruksi dan satu implementasi,” ungkap Sunan Baedowi.
Sunan Baedowi menambahkan pelaksanaan MKU selama ini sudah berjalan dengan baik. Kendati demikian, apabila ada beberapa hal yang masih menjadi ganjalan, hal-hal tersebut dapat dikaji bersama-sama melalui forum ini
“Pelaksanaan sudah berjalan baik. Tapi apabila ternyata ada hal-hal yang menjadi ganjalan, bisa diselesaikan bersama,” tutur Sunan Baedowi.
Lebih lanjut Sunan Baedowi mengingatkan, bahwa ada dua sistem input nilai yang perlu dipahami dosen pengampu. Untuk mahasiswa semester 2 menggunakan sistem penilaian di Spada.
“Untuk mahasiswa di atasnya masih menggunakan sistem penilaian di SIA (Sistem Informasi Akademik, red),” urai Sunan Baedowi.
Real Time
Sementara itu, Sekretaris Lembaga Pengembangan Profesi (LPP) UPGRIS, Dr Mei Vita Asri Untari MPd, menyampaikan bahwa Mata kuliah Bahasa Indonesia merupakan mata kuliah yang paling fleksibel. Karena mata kuliah ini bisa berkolaborasi dengan mata kuliah umum yang lainnya.
“Karena fleksible diharapkan mahasiswa tidak bosan atau merasa kesulitan dengan mata kuliah bahasa Indonesia. Apalagi sejak SD mereka juga sudah menerima materi-materinya,” ungkap Mei Vita.
Mei Vita juga berpesan supaya para dosen tidak lagi menilai mata kuliah pada saat akhir semester saja. Hal ini untuk menghindari penumpukan ragam penilaian yang ada pada mata kuliah.
“Sebaiknya, penilaian dilakukan secara real time. Jangan lagi menilai di akhir semester. Setiap kali selesai penugasan atau partisipasi atau project langsung dinilai,” tandas Mei Vita
Acara kemudian dilajutkan dengan rapat kordinasi membahas mata kuliah Bahasa Indonesia yang dipimpin koordinator Mata Kuliah Bahasa Indonesia, Arisul Ulumuddin MPd. (za)




