
Pemalang, derapguru.com-Kegiatan Penguatan Kapasitas Pengurus (PKP) PGRI oleh Tim PGRI Jawa Tengah sampai pada giliran untuk Pengurus PGRI Kabupaten, Cabang/Cabang Khusus PGRI Kabupaten Pemalang, Sabtu 14 Februari 2026.
Usai menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PGRI, Slamet SPd MPd mengawali dengan penjelasan mengapa kegiatan ini dilakukan di gedung SMA PGRI 1 Taman.

“Gedung PGRI sudah di booking lebih dulu untuk hajatan. Karena itu kegiatan PKP PGRI ini dilakukan di SMA PGRI 1 Taman”, ujar Slamet menjelaskan.
“Kegiatan PKP PGRI ini untuk samakan persepsi agar tidak ada penilaian negatif tentang PGRI”, kata Slamet menambahkan.
Dikatakan pula PGRI Pemalang selalu hadir lebih awal saat ada bencana untuk memberikan bantuan.
“Selanjutnya untuk persiapan kegiatan Ramadhan 1447 H silahkan nanti didiskusikan bersama, saya akan dampingi pak ketua PGRI Provinsi nemberi bantuan korban bencana di kab Tegal”, pesan Slamet kepada jajaran PGRI yang dipimpinnya.
Acara berikutnya tentang PKP PGRI dipandu oleh Sekretaris Umum PGRI Jateng Drs. H Aris Munandar.

Aris Munandar mememberikan pengantar tentang pentingnya kegiatan PKP PGRI ini dilakukan dan kemudian juga memperkenalkan nama-nama tim sosialisasi PKP PGRI yang hadir, yakni wakil ketua H Sabani SPd MH dan Mualip SPd MM serta wakil Sekretaris PGRI Jateng Dr Saptono dan Dr Sapto Budoyo serta Biro Digitalisasi Dr Joko Siswanto.
Sosialisasi PKP PGRI diawali oleh H Sakbani yang menjelaskan sejarah lahirnya Yayasan Dana Setia Kawan Pensiun PGRI Jawa Tengah yang kini menjadi Badan Khusus PGRI Jawa Tengah.
“Di Indonesia saat ini hanya ada satu “Daspen PGRI” yakni di PGRI Jateng. Daerah lain banyak yang belajar tentang Daspen tetapi belum ada yang berhasil mewujydkan”, jelas Sakbani.
H Sakbani kemudian menjelaskan tentang tujuan dan fungsi Daspen, diantaranya adalah untuk mewujudkan Solidaritas anggota PGRI.
Ditambahkan, pengelolaan Daspen harus dilakukan secara profesional. Sakbani kemudian menunjukkan grafik perkembangan anggota Daspen dan jumlah anggota yang pensiun dari waktu ke waktu.
Berikutnya dijelaskan oleh Sakbani tentang strategi pengelolaan organisasi dengan berbagai usaha yang dilakukan sebagai sumber dana untuk menunjang terlaksananya program-program organisasi PGRI.
H Sakbani kemudian mengungkapkan apresiasinya bahwa kabupaten Pemalang selalu tertib membayar iuran, dan terbanyak dalam berlangganan majalah Derap Guru dan Kalender PGRI.
Berikutnya diungkapkan mekanisme pendaftaran anggota Daspen yang bisa dilakukan secara off line dan online.
“Bahkan aplikasi personal keanggotaan daspen bisa dilihat secara online”, ujar Sakbani.
Anggota tim PKP yang lain Dr Joko Siswanto kemudian memandu peserta untuk membuka aplikasi keanggotaan Daspen.
“Jika bapak /ibu sudah berhasil membuka aplikasi Daspen,bapak/ibu bisa melihat banyak hal termasuk jumlah sumbangan daspen yang sudah dibayarkan”, jelas Joko Siswanto.
Berikutnya H Sakbani mengharapkan agar semua pengurus PGRI mampu menjelaskan kepada anggota berbagai persoalan organisasi termasuk tentang mekanisme pengelolaan Daspen.
Lebih lanjut dijelaskan tentang bagaimana pengelolaan organisasi PGRI guna nemenuhi prinsip profesionalitas, akuntabilitas, transparansi dan terpercaya.
Diungkapkan juga oleh Sakbani tentang berbagai kegiatan usaha milik PGRI Jawa Tengah. (pur)




