
Derapguru.com-Purworejo.
H.Sakbani SPd MH menandaskan,
Anggota Daspen idealnya harus imbang. “Artinya, setiap bulan pastinya akan ada anggota yang pensiun, maka untuk mengimbangi anggota yang pensiun tersebut, semestinya juga harus ada anggota Daspen yang masuk menjadi anggota baru”, tandas H. Sakbani saat acara PKP PGRI Purworejo yang berlangsung di Aula Gedung PGRI Purworejo pada Minggu, 24 Agustus 2025.
H. Sakbani juga menjelaskan, anggota Daspen adalah anggota PGRI yang keanggotaanya harus mendaftar terlebih dahulu. Salah satu manfaat menjadi anggota Daspen adalah saat pensiun akan mendapat dana setia kawan dari anggota lain yang belum pensiun. Dan jika meninggal dunia sebelum pensiun, ahli warisnya menerima santunan atau tali asih.
“Untuk itu bagi anggota PGRI yang belum menjadi anggota Daspen kami harapkan segera mendaftar menjadi anggota Daspen”,
ujar H Sakbani.
Dijelaskan oleh H Sakbani, salah satu alat kelengkapan organisasi PGRI Jawa Tengah adalah Yayasan Dana Setiakawan Guru yang didalamnya memiliki unit kegiatan bernama Daspen. Unit Daspen memiliki kegiatan menghimpun dan menyalurkan sumbangan anggota. “Ini adalah wujud solidaritas dan kesetiakawanan antar anggota”, ujar H Sakbani saat menjelaskan keberadaan Daspen.
Ditambahkan oleh H Sakbani, keanggotaan Daspen saat ini juga bisa dilihat melalui sistem digital. “Bahkan berapa jumlah sumbangan yang sudah dibayarkan setiap anggota bisa dilihat setap saat melalui hp android masing-masing”, tambah Sakbani yang saat itu dibantu oleh Kabiro Pendataan Dr Joko Siswanto MPd untuk mempraktekkan cara melihat keanggotaan Daspen melalui HP masing-masing peserta.
Hal lain yang juga dijelaskan oleh Sakbani yakni tentang keanggotaan, pengelolaan dana, mekanisme pengajuan santunan, dan dinamika perkembangan Daspen sejak Berdiri hingga saat ini. “Penting untuk memperoleh kepercayaan atau Trust, yakni dengan rumus; Trust=C+I+I-SI: Competen, Integrity, Intimacy, Self Interest”, pungkas Sakbani.
Ditambahkan oleh H.Sakbani, selain TRUST pengurus PGRI yang mengurusi Daspen secara ideal mestinya juga memiliki 10 karakter kepemimpinan diantaranya; jujur, kompeten, visioner, inspiratif, cerdas, adil, berwawasan luas, berani mengambil keputusan, konsisten, dan imajinatif. (Wis)