
SEMARANG, derapguru.com — Ada-ada saja yang dilakukan Danang Aji Setyawan MPd, Dosen PJKR UPGRIS, saat dapat undian sepeda listrik dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Tekad UPGRIS di Auditorium Room 7fl Menara UPGRIS Kampus Cipto Semarang, Rabu 12 Februari 2026.
Merasa kesusahan mendorong sepeda listrik, dia memilih naik kendaraan hadiahnya, menghidupkan mesin, lalu ngacir sambil dada-dada. Sontak solah-polah Danang yang setengah konyol membuat para peserta tertawa lepas.
Tak hanya itu saja, saat mau menurunkan sepeda listrik lewat lift, dia pun kebingungan. Apalagi alarm sepeda listriknya gampang tuit-tuit-tuit ketika terpicu gerakan. Ya begitulah sosok Danang di hari ini dengan segala rupa-rupanya.

RAT Koperasi Tekad dihadiri ratusan anggotanya. Bukan hadir untuk rapatnya, tapi hadir lebih karena ingin memperebutkan ratusan doorprize-nya. Termasuk hadiah besar ibadah umrah yang mulai digagas sejak RAT tahun lalu.
Dua hadiah ibadah umrah gratis dari Koperasi Tekad pada tahun ini jatuh pada Bambang Hadi Kunaryo dan Ahmad Ripai. Bambang Hadi Kunaryo adalah dosen dari Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) sedangkan Ahmad Ripai adalah dosen Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni (FPBS).
Sehat
Ketua Koperasi Tekad, Dr Mukhlis MPd, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran peserta dan tamu undangan. Dia juga menyampaikan bahwa para pengurus selalu bekerja keras untuk menjaga koperasi agar tumbuh berkembang dan selalu sehat.
“Tahun ini Koperasi Tekad dinyatakan sehat. Koperasi ini dalam kondisi baik dan siap untuk melayani Bapak-Ibu semua. Pokoknya, hari ini pengajuan hutang, hari ini pula cair,” tutur Mukhlis.

Pembina Koperasi Tekad, Dr Hj Sri Suciati MHum, dalam sambutannya dengan sedikit berkelakar menyampaikan bahwa indikator koperasi yang sehat bisa dilihat dengan mudah. Salah satunya adalah dengan hadirnya Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang.
“Kehadiran Ibu Margaritha Mita Dewi Sopa, SE MM ini sudah menjadi indikator koperasi ini sehat. Kalau tidak sehat, atau bermasalah, tidak mungkin beliau hadir sendiri di sini,” tutur Sri Suciati.
Ketua YPLP PT PGRI Jawa Tengah, H Sakbani SPd MH, menyampaikan bahwa Koperasi adalah soko guru perekonomian Indonesia. Sudah terbukti di masa pandemi, ketika semua usaha nyaris bangkrut atau gulung tikar, koperasi tidak.
“Dan seperti tahun sebelumnya, bagi yang dapat undian umrah, saya tambah uang sakunya 5 juta rupiah. Ini bukan yang lembaga ya. Ini uang pribadi yang sudah saya niatkan untuk ini,” tutur Sakbani. (za)




