
SEMARANG, derapguru.com – Masih ada beberapa dosen yang menggelar kuliah daring menjadi keluhan mahasiswa dalam pelaksanaan Mata Kuliah Umum (MKU). Di luar itu, masalah dosen yang sulit dihubungi mahasiswa juga menjadi keluhan lain dalam perkuliahan MKU.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Pusat Pengembangan MKU LPP UPGRIS, Sunan Baedowi SPdI MSI, dalam “Rapat Evaluasi Pelaksanaan MKU Tahun 2025/2026” yang digelar di Seminar Hall Menara Gedung Baru UPGRIS Kampus Cipto, Kamis 29 Januari 2026.
“Ini perlu menjadi perhatian bersama dan menjadi evaluasi untuk diri kita masing-masing, karena kebijakan kampus sudah memutuskan untuk mengedepankan kuliah luring, dan mengurangi komposisi kuliah daring,” ungkap Sunan Baedowi.
Sunan Baedowi juga menambahkan, problem lain yang menjadi keluhan mahasiswa adalah masih ada dosen tidak hadir tanpa mengabari pada saat terjadwal kuliah. Akibatnya, banyak mahasiswa yang kecewa karena sudah terlanjur ke kampus tapi kuliah ternyata kosong.
“Kuliah kosong tanpa pemberitahuan juga menjadi keluhan karena mereka menunggu-nunggu tanpa kepastian,” ungkap Sunan Baedowi.
Kepala LPP UPGRIS, Dr Fenny Roshayanti MPd, menyampaikan bahwa kegiatan evaluasi MKU digelar untuk memecahkan masalah-masalah yang timbul selama pelaksanaan perkuliahan. Selain itu, kegiatan evaluasi ini juga untuk mencari masukan-masukan untuk penyempurnaan perkuliahan selanjutnya.
“Dengan evaluasi kita bisa mendapatkan masukan serta bisa memecahkan masalah-masalah yang selama pelaksanaan kuliah. Masukan dan pemecahan masalah ini nantinya bisa kita gunakan untuk menyempurnakan pelaksanaan MKU selanjutnya,” tandas Fenny. (za)



