
SALATIGA — Derapguru.com
PGRI Provinsi Jawa Tengah bersama PGRI Kota Salatiga menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang mengalami kesulitan pasokan air di wilayah Kota Salatiga, Minggu (18/10/2026). Bantuan tersebut mencakup kebutuhan 27.000 liter air bersih yang didistribusikan ke sejumlah titik, dengan penyerahan simbolis dilaksanakan di RW 10 Kelurahan Randuacir, Kecamatan Argomulyo.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah, H. Sakbani, S.Pd., M.H., dan diterima Lurah Randuacir, Indra Permadi, S.E., M.A.P. Penyaluran dilaksanakan bersama jajaran Pengurus PGRI Kota Salatiga yang dipimpin Ketua Drs. Fahrudin Saeful Huda, M.Pd., didampingi pengurus lainnya.

Penyaluran air bersih dilakukan setelah PGRI Kota Salatiga menyampaikan permohonan bantuan kepada PGRI Provinsi Jawa Tengah melalui surat tertanggal 14 Oktober 2026. Surat tersebut memuat kebutuhan air bagi warga di beberapa lokasi yang mengalami kekurangan pasokan. Berdasarkan rincian permohonan, kebutuhan mencakup satu tandon berkapasitas 2.000 liter, dua tandon dengan kebutuhan total 10.000 liter di RW 10 Randuacir, satu tandon berkapasitas 5.000 liter di RW 03 Randuacir, serta dua tandon dengan kebutuhan total 10.000 liter di wilayah Kumpulrejo, Bendosari.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, bantuan direncanakan menggunakan tujuh tangki air dengan kapasitas masing-masing 4.000 liter. Total kapasitas pengiriman mencapai 28.000 liter. Kehadiran kendaraan tangki air dan kegiatan pengisian wadah penampungan turut terdokumentasi dalam penyaluran di lapangan.
Ketua PGRI Kota Salatiga, Drs. Fahrudin Saeful Huda, M.Pd., dalam pengantar kegiatan menjelaskan kebutuhan warga terhadap air bersih yang melatarbelakangi pengajuan bantuan kepada pengurus provinsi. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami menyampaikan kebutuhan air bersih yang dialami warga kepada PGRI. Bantuan ini sangat berarti untuk membantu masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.”
Wakil Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah, H. Sakbani, S.Pd., M.H., hadir mewakili pengurus provinsi dalam penyerahan bantuan. Kegiatan ini memperlihatkan kerja sama pengurus PGRI tingkat provinsi dan kota dalam merespons kebutuhan masyarakat di luar bidang pendidikan.
“Ketika masyarakat menghadapi kesulitan memperoleh air bersih, kepedulian perlu diwujudkan melalui bantuan yang dapat langsung dimanfaatkan. PGRI Jawa Tengah bersama PGRI Kota Salatiga berupaya membantu sesuai kebutuhan yang disampaikan dari wilayah terdampak.”
Sementara itu, Lurah Randuacir, Indra Permadi, S.E., M.A.P., menerima penyerahan simbolis bantuan di RW 10. Penyerahan tersebut menjadi bagian dari koordinasi penyaluran air kepada warga yang membutuhkan.
“Kami berterima kasih atas perhatian PGRI Jawa Tengah dan PGRI Kota Salatiga. Bantuan air bersih ini membantu memenuhi kebutuhan warga yang sedang mengalami keterbatasan pasokan air.”
Penyaluran bantuan ini menunjukkan bahwa jaringan organisasi profesi guru juga dapat berperan dalam kegiatan kemanusiaan di lingkungan masyarakat. Bagi warga penerima, manfaat terpentingnya adalah tersedianya tambahan pasokan air bersih untuk kebutuhan rumah tangga di tengah keterbatasan sumber air.

Kegiatan penyerahan simbolis di RW 10 Randuacir menjadi salah satu bagian dari penyaluran bantuan sesuai kebutuhan Kota Salatiga. (Sapt/Wis)




