
Wonosobo–Derapguru.Com
Musibah kebakaran yang menghanguskan 17 rumah, mushola, dan gudang di Desa Tieng, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, pada Sabtu (12/9/2026) , menyisakan duka mendalam. Dua rumah anggota PGRI Kabupaten Wonosobo ikut ludes terbakar dalam peristiwa tersebut.
Kedua korban yang rumahnya terbakar adalah Walmunar, guru SMP Negeri 1 Kejajar, dan Tri Hastuti, guru SMK Informatika PGRI Wonosobo.

Menindaklanjuti laporan dari PGRI Kabupaten Wonosobo, Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah Dr. Muhdi, S.H., M.Hum. didampingi Sekum Drs Aris Munandar MPd., Bendahara Drs Wahadi MH dan Kominfo Dr Agus Wis langsung merespons dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan sebagai wujud kepedulian dan solidaritas organisasi.
“Begitu mendapat laporan, kami langsung bergerak. Ini adalah keluarga besar PGRI Jateng. Ketika ada anggota yang tertimpa musibah, PGRI harus hadir,” tegas Dr. Muhdi saat menyerahkan bantuan kepada Lurah Tieng Farhan di Posko Penanganan Bencana Kebakaran Desa Tieng dan di lokasi tempat kejadian di desa Tieng, Kejajar Kab. Wonosobo. Rabu, 23/9/2026.

Bantuan tersebut tidak saja kepada 2 orang anggota, tetapi juga kepada yang tertimpa musibah bencana kebakaran secara umum. Bantuan berupa nominal uang berasal dari PGRI Jateng, dari Dr Muhdi Selaku Wk.Ketua Komite 1 DPDRI, dan dari PGRI Kab. Wonosobo dan Cabang-cabang PGRI se Kab. Wonosobo
“Bantuan diharapkan dapat meringankan beban kedua guru khususnya dan yang tertimpa musibah pada umumnya dalam proses pemulihan pasca kebakaran”, pungkas Dr Muhdi.

Penyaluran bantuan dikoordinasikan melalui Ketua PGRI Kabupaten Wonosobo Suratman M.MPd. bersama segenap pengurus Cabang PGRI Wonosobo.
Gerakan peduli ini merupakan implementasi nyata dari semangat PGRI Jateng Peduli yang selalu hadir dalam suka maupun duka. (Wis)
⁷




