
SEMARANG, derapguru.com — Segala hal di dunia ini tidak ada yang menetap. Semua mengalami perubahan. Maka perubahan adalah sebuah keniscayaan, termasuk perubahan (baca: transformasi) bagi sekolah-sekolah di bawah bendera organisasi PGRI.
Pesan bagi sekolah PGRI untuk melakukan perubahan tersebut disampaikan Ketua YPLP DM PGRI Jawa Tengah, Mualip SPd MM, dalam acara “Workshop Transformasi Persekolahan PGRI Tahun 2026″ yang digelar di UPGRIS Kampus Sriwijaya Semarang, Rabu 16 September 2026.
“Perubahan adalah keniscayaan. Transformasi adalah keniscayaan. Mari bertransformasi. Kita bertemu lagi tahun depan dengan kabar keberhasilan dan kemajuan,” ungkap Mualip.

Mualip menambahkan, setiap perubahan masalahnya pasti ada. Entah itu masalah ringan atau berat, harus terus dihadapi. Sampai kita terbiasa dengan masalah, sampai masalah tidak lagi jadi masalah
“Tiap perubahan pasti ada masalah. Tetapi mari kita berteman dengan masalah. Sampai kita terbiasa dengan masalah. Sampai kita menjadikan masalah itu tidak lagi masalah. Sampai kita berhasil mengubah masalah menjadi kekuatan,” ungkap Mualip.
Lebih lanjut Mualip menyampaikan ucapan terima kasih pada seluruh peserta perwakilan dari PGRI Cabang se-Jawa Tengah. Mualip juga tidak lupa untuk menyampaikan permohonan maaf apabila dalam memberikan layanan ada yang kurang berkenan di hati.
“Terima kasih atas kehadirannya. Mohon maaf atas segala pelayanannya. Sugeng kundhur. Dengan memohon ridha dari Allah subhanahu wa ta’ala, kegiatan workshop hari ini saya nyatakan ditutup dengan mengucap hamdallah; alhamdulillahirobbilalamin. (za)




