
KENDAL, derapguru.com — Mahasiswa KKN UPGRIS Desa Wadas, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, baru-baru ini, memberikan edukasi mengenai pencegahan stunting kepada masyarakat. Kegiatan dilaksanakan secara bergantian di beberapa dusun dan dijalankan bebarengan dengan program Posyandu.
Ketua Tim KKN di Wadas, Pagah Budi Prastyo, mengatakan selain memberi edukasi tentang stunting, para mahasiswa juga terlibat aktif membantu kegiatan posyandu. Mereka ikut menimbang, mengukur tinggi badan, dan mendampingi bidan dalam melakukan pemeriksaan.
“Program edukasi stunting kami sisipkan dalam kegiatan Posyandu yang dijalankan Bidan Desa,” tandas Pagah.
Pagah menambahkan, dalam kegiatan edukasi yang dilakukan, ada beberapa materi tentang stunting yang diberikan. Mulai dari pengertian stunting, faktor penyebab, pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu dan anak, serta upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting sejak dini.
“Agar mudah dipahami, penyampaian materi dilakukan menggunakan bahasa yang sederhana dan disesuaikan dengan kondisi masyarakat,” ungkap Pagah.
Lebih lanjut Pagah menuturkan, tim yang di bawah arahan dosen pembimbing, Ir Agung Kristiawan ST MT tersebut, juga berpesan agar para orang tua bisa lebih memperhatikan asupan gizi anak, menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan pola hidup sehat, serta rutin memantau pertumbuhan dan perkembangan anak melalui kegiatan posyandu,” tambahnya.
Bidan Desa Wadas, Suni, menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan mahasiswa KKN dalam kegiatan Posyandu. Dengan hadirnya mahasiswa KKN, masyarakat terlihat lebih bersemangat saat ada mahasiswa yang terlibat.
“Semoga edukasi yang diberikan bisa menambah pemahaman masyarakat mengenai pencegahan stunting, sehingga orang tua dapat lebih memperhatikan tumbuh kembang anak sejak usia dini,” pungkas Suni. (za)




