
SEMARANG, derapguru.com — Pembuatan buket uang kini populer sebagai hadiah kreatif untuk hantaran perkawinan, hadiah wisuda, kejutan ulang tahun, dan beberapa kado untuk momen bahagia lain. Dengan buket uang, momen-momen istimewa menjadi lebih indah dan berkesan bagi yang menerima.
Tapi membuat kerajinan buket uang bukan perkara mudah. Ada pola-pola dan prosedur khusus yang harus dikuasai untuk menghasilkan buket uang yang indah. Bila salah pola, alih-alih mendapatkan buket uang yang indah, yang dihasilkan justeru buket yang tidak rapi, terlihat asal-asalan, dan tentu saja akhirnya bernilai ekonomi rendah.
Menimbang adanya nilai ekonomi inilah Tim KKN UPGRIS yang bertugas di Desa Randugunting Kabupaten Ungaran Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang, sengaja memberikan pelatihan khusus untuk pembuatan buket uang. Pelatihan ini sengaja menyasar ibu-ibu penggerak PKK agar bisa memiliki keterampilan yang bisa membantu perekonomian keluarga.
Koordinator Desa KKN UPGRIS Desa Randugunting, Ahmad Khilmi, mengatakan pelatihan yang digelar ini merupakan kegiatan kolaborasi dengan tim PKK wilayah setempat. Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN dan tim penggerak PKK sama-sama ikut belajar dalam pelatihan.
“Melalui kegiatan ini, kami dapat belajar bersama masyarakat sekaligus berbagi keterampilan pembuatan buket uang. Kami berharap hasil pelatihan ini dapat menjadi inspirasi bagi ibu-ibu PKK untuk mengembangkan kreativitas yang memiliki nilai ekonomis,” ujar Khilmi.
Khilmi menambahkan bahwa pelatihan pembuatan buket uang dipilih karena memiliki peluang pasar yang cukup menjanjikan. Buket uang saat ini banyak digunakan sebagai hadiah pada berbagai momen, seperti wisuda, ulang tahun, pernikahan, khitanan, hingga perayaan lainnya.
“Dengan modal yang relatif terjangkau dan proses pembuatan yang mudah dipelajari, keterampilan ini berpotensi menjadi salah satu alternatif usaha rumahan yang dapat membantu meningkatkan pendapatan keluarga,” jelasnya.
Lebih lanjut Khilmi menuturkan, tim KKN di bawah arahan dosen pembimbing Dr Fine Reffiane MPd, mereka melatihkan beberapa teknik khusus untuk bisa menghasilkan buket bunga yang rapi dan indah. “Kami ajarkan teknik melipat uang, menyusun rangkaian bunga, hingga menentukan komposisi warna yang menarik,” tandas Khilmi. (za)




