
GROBOGAN, derapguru.com — Tradisi mengaji menjadi salah satu aktivitas anak desa yang masih terpelihara sampai saat ini. Nyaris di setiap desa, seusai sekolah atau seusai magrib, anak-anak desa selalu berbondong-bondong untuk belajar mengaji Alquran.
Membaca Kebiasaan anak-anak desa, Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) UPGRIS yang bertugas di Desa Gubug Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan merancang kegiatan yang sejalan dengan menggelar Program Taman Pendidikan Quran (TPQ).

Ketua Tim KKN Gubug Grobogan, Ulinuhu Syuhada, menyampaikan bahwa program TPA digelar di rumah salah satu warga di RW 03 Desa Gubug Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan.
“Sasaran utama program ini adalah anak-anak di lingkungan sekitar,” urainya.
Ulinuhu Syuhada menambahkan, tujuan dari Program TPQ adalah untuk meningkatkan semangat belajar Al-Qur’an. Dalam kegiatannya, tim KKN di bawah arahan Dosen Pembimbing Henry Januar Saputra SPd MPd tersebut, mereka mendampingi dan membimbing anak-anak membaca Alquran.

“Kami mendampingi dan membimbing anak-anak dalam belajar buku iqra maupun Alquran. Selain itu, kami juga memberikan bimbingan mengenai pelafalan huruf hijaiyah, makharijul huruf, dan tajwid dasar agar bacaan menjadi lebih baik dan benar,” tambahnya.
Lebih lanjut Ulinuhu Syuhada mengatakan, selain mengajar membaca Alquran, dalam program yang sama, mereka juga menanamkan kedisiplinan, akhlak baik, dan kecintaan kepada Alquran.

“Kami upayakan kegiatan berupaya we menciptakan suasana belajar yang menyenangkan melalui pendekatan yang ramah, sabar, dan komunikatif,” ungkapnya.
Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menanamkan kedisiplinan, akhlak yang baik, dan kecintaan terhadap Alquran. Tiap anggota tim yang terlibat sudah dibekali pesan agar senantiasa menggunakan pendekatan yang ramah, sabar, dan komunikatif.
“Antusiasme anak-anak menjadi semangat bagi kami, sekaligus juga menjadi bukti bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak Gubug,” tandasnya. (za)




