
Derapguru.com – Hanoi (30/4).
Pagi: Kopi & Kereta di Train Street
Jam 08:30 aku dan 41 touris UPGRIS nongkrong di kafe kecil pinggir rel Train Street. Udara Hanoi masih sejuk, warga lokal santai ngopi. Tiba-tiba peluit berbunyi, semua berdiri merapat. “tuiiitt jess jesss jessz” kereta lewat cuma sejengkal dari meja. Deg-degan tapi seru! Ngopi panas sambil lihat kereta melintas jadi pembuka hari yang unik.

Pagi Menuju Siang: Khidmat di Mausoleum Ho Chi Minh. Dari Train Street naik Bus 10 menit ke Musoleum Ho Chi Minh . Antri bersama ribuan pengunjung karena ngrpas hari libur nasional Vietnam. Pakai pakaian sopan, HP dititip. Masuk Lăng Bác Hồ, hening total. Cuma 1 menit lewat depan jenazah Bác Hồ yang dibaringkan dalam kaca, tapi rasanya merinding. Keluar lăng, kami lanjut jalan kaki ke Nhà Sàn Bác Hồ dan Chùa Một Cột yang masih satu kompleks. Tenang, rindang, beda banget sama ramainya kota Hanoi.

Siang: Teduh di Danau Hoan Kiem
Jam 11:30 aku ke Danau Hoan Kiem. Jalan santai keliling danau, angin sepoi-sepoi. Mampir ke Đền Ngọc Sơn lewat jembatan merah Thê Húc yang ikonik. Banyak lansia senam, anak muda foto prewedd. Lapar, aku jajan kem Tràng Tiền 10rb, duduk pinggir danau nikmatin es krim sambil lihat Tháp Rùa di tengah danau. Hanoi terasa pelan di sini.

Menjelang sore: Gothic di Katedral St. Joseph
Jalan kaki 5 menit dari danau, sampai Nhà Thờ Lớn Hà Nội. Dua menara Gothic 31,5m menjulang, kaca patri warna-warni. Masuk sebentar, duduk di bangku kayu, dengerin hening. Di luar, anak-anak muda foto-foto, fan kami naik “odong-odong’ keliling di sekitar Danau selama hampir 20 menit.. Kami keliling dengan ngeliatin katedral yang mulai kuning kena matahari sore. Suasananya romantis banget.

Ashar: Damai di Masjid An Nur..
Memang tidak terdengar Adzan, kami jalan 10 menit ke 12 Hàng Lược. Sampailah di Masjid An Nur – satu-satunya masjid di Hanoi. Bangunannya sederhana, tapi hangat. Masuk, wudhu, shalat bareng jamaah dari UPGRIS Indonesia.

Sehari ini lengkap: dari deg-degan di rel kereta, khidmat di lăng Bác, teduh di danau, klasik di katedral, sampai damai di masjid. Hanoi bener-bener kota yang punya banyak wajah, tapi semuanya ramah❤️ (Wis)





