
Banjarnegara, derapguru.com– Setelah kemarin para siswa kelas XII SMAN 1 Sigaluh Banjarnegara belajar segala sesuatu tentang kopi dan barista dari Misisipi Kopi, hari ini Selasa 10 Februari 2026, mereka belajar ekonomi kreatif (Ekraf). Tak tanggung-tanggung, Ketua Komite Ekonomi Kreatif Banjarnegara Kristiono Hadi Pranoto hadir langsung menjadi narasumber. Owner produk rempah Tumata yang sudah memiliki pasaran internasional itu memberikan materi mengenai Branding. Menurutnya, selain produk yang berkualitas, branding atau merek dagang juga menjadi hal penting dalam sebuah wirausaha.

“Branding akan menjadi pembeda dengan produk lain. Dengan branding, orang akan lebih mudah mengingat produk kita. Banyak produk yang bagus namun branding-nya kurang bagus, maka akan menjadikan penjualan tidak optimal. Karenanya, branding menjadi sangat penting,” tandas Kristiono.
Tak sendirian, Kristiono juga membawa praktisi Tim Ekraf lainnya, seperti Kang Arul Kampung Gagot, fotografer Amjianto, Art Film dan yang lainnya. Tak hanya teori, mereka juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk praktik langsung. Kelas XII 7 misalnya, mereka praktik membuat foto dengan deskripsi berbahasa Inggris sebagai bahan unggahan di platform foto berbayar Shutterstock.

Salah satu siswa SMAN 1 Sigaluh Novantiano mengaku sangat senang dapat berkesempatan belajar bersama Ekraf.
“Ternyata hobi kita foto-foto dengan kamera handphone pun kalau terarah dapat dijadikan sebagai sumber penghasilan. Kegiatan ini membuka pemahaman kita bahwa ekonomi kreatif itu sangat banyak jenisnya dan sangat pas untuk mulai kita praktikan meskipun kita masih sekolah SMA,” ujar Novantiano. (H. Purwono)




