
SEMARANG, derapguru.com — Kampus yang hebat bukan lagi kampus yang berdiri megah seperti menara gading di tengah-tengah masyarakat. Kampus yang hebat saat ini dinilai dari besar kecilnya kontribusi kampus yang berdampak di masyarakat.
Konsep “kampus berdampak” inilah yang sepertinya sedang diusung Prodi Pendidikan Matematika FPMIPATI UPGRIS saat menggelar kegiatan bertajuk “Pelatihan Numerasi: Integrasi Numerasi pada Implementasi Pembelajaran Mendalam” di Seminar Hall 6fl Menara UPGRIS Kampus Gajah Semarang, Rabu 11 Februari 2026.
“Tujuan kami, salah satunya adalah ingin memberikan kontribusi pada bapak ibu guru dan calon guru tentang Numerasi. Di luar itu tujuan lainnya adalah untuk membantu meningkatkan kemampuan Numerasi,” tutur Kaprodi Pendidikan Matematika, Dr Muhammad Prayito MPd.
Prayito menambahkan, kegiatan ini diikuti 103 peserta yang terdiri atas guru, dosen, mahasiswa, dan masyarakat umum. Melalui pelatihan ini mereka akan diajari memahami konsep dasar Numerasi, latihan kemampuan berpikir logis dan analitis, dan latihan Numerasi untuk pemecahan masalah sehari-hari.
“Tadi sudah saya lihat daftarnya, ada puluhan guru dari berbagai wilayah Jawa Tengah yang hadir di sini, yang terjauh dari Kabupaten Pemalang,” urai Prayito.
Hadir sebagai narasumber Praktisi Numerasi yang juga Konsultan Numerasi Dirjen GTK Kemendikdasmen, Nurina Ayuningtyas.
Dekan FPMIPATI UPGRIS, Dr Supandi MSi, menyampaikan bahwa para pendidik generasi sekarang tidak punya pilihan untuk tidak terus belajar. Cepatnya perkembangan teknologi, membuat pendidik harus terus belajar dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.
“Terlebih lagi saat ini, para guru sedang pusing pontang-panting menghadapi pelaksanaan TKA. Ini beban berat bagi guru karena TKA ini barang baru, belum ada pelatihannya tapi harus langsung menghadapi,” urai Supandi. (za)




