
Batang, derapguru.com – Anggota MPR RI Dr. H. Muhdi, SH., M.Hum. menegaskan pentingnya penguatan ideologi Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya bagi generasi muda. Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang digelar pada Jumat, 12 Desember 2025, di Aula SMKN 1 Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Di hadapan guru dan tenaga pendidik ASN P3K Kabupaten Batang, Dr. Muhdi menyampaikan bahwa Pancasila memiliki peran strategis dalam membentuk identitas bangsa serta karakter generasi penerus. Menurutnya, penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi semakin relevan di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang membawa berbagai pengaruh, baik positif maupun negatif.
Dr. Muhdi menjelaskan bahwa saat ini mayoritas penduduk Indonesia merupakan generasi muda. Kondisi tersebut menuntut adanya upaya sosialisasi Pancasila yang lebih intensif dan berkelanjutan agar nilai-nilai kebangsaan tetap hidup dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Dunia pendidikan, khususnya guru dan tenaga pendidik, memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai tersebut kepada peserta didik.

Melalui kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, Dr. Muhdi mendorong terciptanya kolaborasi yang kuat antara lembaga negara dan satuan pendidikan. Ia menilai, pemahaman yang baik terhadap 4 Pilar Kebangsaan akan memperkuat rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan di kalangan ASN P3K.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Muhdi juga menyoroti masih rendahnya pemahaman pelajar terhadap nilai-nilai Pancasila. Selain itu, pengaruh budaya asing akibat globalisasi serta stigma negatif yang menganggap Pancasila kurang relevan dengan perkembangan zaman menjadi tantangan tersendiri dalam penguatan ideologi bangsa. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan kontekstual agar nilai-nilai Pancasila dapat dipahami secara mendalam dan tidak sekadar bersifat hafalan.
Ia menambahkan bahwa penguatan ideologi Pancasila tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua dan lingkungan sekitar. Dukungan bersama dinilai penting untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif bagi pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak, toleran, dan berjiwa kebangsaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan dapat memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila di dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Batang, sebagai fondasi dalam membangun bangsa yang berdaulat, adil, dan bermartabat. (amr/yud)




