
SEMARANG, derapguru.com — Ada tiga hal yang sering menjadi problem dan jamak dialami para pembawa acara. Ketiga hal tersebut bila tidak dapat diatasi secara baik bisa berpengaruh besar pada kesempurnaan sebuah acara.
Ketiga hal tersebut disampaikan Tim Dosen UPGRIS, yang terdiri atas Dr Mukhlis MPd, Dr Ika Septiana MPd, dan Wijayanto ST MKom saat menggelar pelatihan bertajuk “Peningkatan Kompetensi Guru TK PGRI se-Kota Semarang melalui Pelatihan Keterampilan Membawakan Acara (Pewara) Berbasis Praktik Terstruktur”.
“Pertama, belum optimalnya penguasaan teknik, ditandai dengan minimnya kepercayaan diri dan keterbatasan penguasaan teknik vokal maupun nonverbal,” ungkap Ketua Tim Dosen, Dr Mukhlis MPd, baru-baru ini
Kedua, persiapan guru sebagai pewara sering kurang memadai karena penunjukan yang bersifat mendadak, sehingga pelaksanaan acara tidak berjalan efektif. Dan ketiga, pemahaman mengenai tugas pewara masih keliru.
“Guru cenderung memaknai tugas pewara sebatas membaca susunan acara, padahal pewara memiliki fungsi strategis dalam mengendalikan alur acara, waktu, interaksi audiens, serta memastikan keberhasilan keseluruhan rangkaian kegiatan,” ungkap Mukhlis. Pa
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, lanjut Mukhlis, tim dosen memberikan pelatihan dan pendampingan intensif terkait keterampilan membawakan acara. Pelatihan tersebut meliputi penguasaan teknik vokal, penyusunan naskah, penguasaan audiens, etika komunikasi, dan tugas profesional pewara.
“Pelatihan dilakukan berbasis studi kasus, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan penyusunan rundown dan naskah acara. Pendekatan community development diterapkan untuk memastikan keberlanjutan program dan membangun kapasitas guru secara mandiri,” ungkapnya.
Melalui tahapan studi kasus berbasis pengalaman, paparan materi, praktik, dan evaluasi, peserta menunjukkan peningkatan pemahaman serta keterampilan dasar sebagai pewara. Terutama dalam menyusun rundown, mengembangkan naskah acara, dan membawakan acara dengan memperhatikan faktor kebahasaan dan nonkebahasaan. (za)




