
PERJALANAN dalam bus wisata ternyata juga luar biasa. Selain aksi ‘adu fals’ dalam menyanyi. Aksi sawer-saweran juga terjadi. Dua orang “wani” menghadapi tantangan: lima lagu, seket ewu!
Dialah Fahmi Rasyid Ardan dan Nana Sutrisna dua karyawan dari generasi dan divisi yang berbeda. Ardan adalah karyawan muda, datang dari divisi siber (baca: BPTIK UPGRIS). Sedangkan Nana adalah karyawan generasi menengah, dari divisi pusat (baca: YPLP PT PGRI).
Keduanya menerima tantangan menyanyi lima lagu untuk saweran lima puluh ribu. Penyawernya koordinator Bus 3, Mohammad Anas Muqorrobin. Benar-benar gayeng!

Dan yang terjadi, terjadilah. Nana Sutrisna ternyata kelar menyanyikan 5 lagu dangdut. Ardan pun demikian, meski dengan suara mulai “ngglero” (baca: serak), lima lagu pop rock rampung dilahap. Maka lima puluh ribu dua lembar berhasil “diselamatkan”.
Keseruan suasana bus yang dipimpin langsung oleh Ketua YPLP PT UPGRIS H Sakbani SPd MH ini, tak berhenti di situ. Salah satu karyawan senior, Supriyanto, juga tak mau kalah dalam menyanyi. Iseng-iseng juga minta disawer, tapi kata Anas: “nguyahi segara“. Sambil tertawa.

The Rich Jogja Hotel
Perjalanan wisata kemudian mengarah ke penginapan. Bus beriringan menuju The Rich Jogja Hotel. Hotel bintang 4 di salah satu pusat Kota Yogyakarta ini menjadi tempat rombongan dosen dan karyawan UPGRIS menginap.

“Setelah bersih-bersih badan, kita kumpul lagi untuk menyaksikan pagelaran Sendratari Ramayana dan menikmati santap malam di area yang sama,” ucap Anas.
Nah, bagaimana situasi Pagelaran Sendratari Ramayana? Liputan akan diturunkan derapguru.com selanjutnya. (za)




