
SEMARANG, derapguru.com — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UPGRIS bekerja sama dengan BigFair menggelar ‘The Biggest Gen-Z Conference’ di Balairung UPGRIS Kampus Cipto, Jumat 16 Januari 2026.
Kegiatan yang dijadikan forum inspiratif bagi generasi muda ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendorong terbentuknya kreativitas, inovasi, dan semangat kewirausahaan.
Dekan FEB UPGRIS, Dr Heri Prabowo MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah kegiatan kali yang ketiga yang pernah dilangsungkan. Meskipun demikian, selalu ada ribuan mahasiswa, pelaku usaha muda, serta peserta dari berbagai latar belakang yang antusias mengembangkan potensi melalui kegiatan ini.
“The Biggest Gen-Z Conference menghadirkan berbagai narasumber kompeten dari dunia bisnis, industri kreatif, content creator, dan praktisi digital yang berbagi pengalaman serta wawasan seputar peluang usaha, tren ekonomi kreatif, dan strategi membangun bisnis di era digital,” urainya.
Beberapa narasumber yang dilibatkan di antaranya Maharani Divinintyas (Putri Indonesia Inovasi dan Teknologi 2025), Hanna Herwiyan C CIC (Personal Color and Image Consultant), Abi Atria (Technopreneur and Content Creator), Ilham Adipratama (Content Creator) dan Vina Muliana (HR Practitioner and Content Creator).
Sebelum mampir UPGRIS, selama bulan Januari 2026, event ini telah mampir di UIN Malang, Universitas Airlangga Surabaya, UIN Mataram, dan Universitas Udayana Bali. Selanjutnya mereka akan menuju Surakarta, Cirebon, dan terus ke kampus-kampus Jabar, Jakarta, dan wilayah barat Indonesia.
Heri Prabowo menambahkan, kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen FEB UPGRIS dalam menyiapkan generasi, serta lulusan yang adaptif dan berdaya saing, serta bagian dari promosi serta branding FEB UPGRIS.
“Gen-Z Conference ini menjadi ruang belajar sekaligus inspirasi bagi mahasiswa untuk berani berinovasi, berpikir kreatif, dan menangkap peluang bisnis yang relevan dengan karakter Generasi Z. Kolaborasi dengan BigFair menjadi langkah strategis dalam mendekatkan dunia akademik dengan praktik industri,” ujarnya.
Perwakilan BigFair juga mengapresiasi kolaborasi yang terjalin bersama FEB UPGRIS. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan pelaku industri kreatif sangat penting untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan bagi generasi muda.
“Generasi Z memiliki potensi besar dalam ekonomi kreatif. Melalui Gen-Z Conference, kami berharap peserta mendapatkan insight dan motivasi untuk berani memulai dan mengembangkan usaha sejak dini,” ungkapnya.
Selain pemaparan materi, Gen-Z Conference juga diisi dengan sesi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdiskusi langsung dengan para narasumber. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi, pertukaran ide, dan jejaring bagi generasi muda yang tertarik pada dunia bisnis dan ekonomi kreatif.
Melalui penyelenggaraan Gen-Z Conference ini, FEB UPGRIS dan BigFair berharap dapat terus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pengembangan kompetensi, kreativitas, dan kemandirian Generasi Z sebagai calon pelaku ekonomi masa depan. Secara teknis, kegiatan ini dilakukan dengan berkolaborasi BEM FEB Upgris, BEM FBS Unnes dan Hima Kebidanan Poltekes Semarang. (za)




